Kita menjadi kaya bukan hanya diukur dari keberhasilan mengumpulkan, tapi juga keiklasan saat memberi.
Selamat hari Minggu….
-Eko Endarto, RFA
Kita menjadi kaya bukan hanya diukur dari keberhasilan mengumpulkan, tapi juga keiklasan saat memberi.
Selamat hari Minggu….
-Eko Endarto, RFA
Esok adalah Harapan
Sekarang adalah Kenyataan
Satukan Tangan, Satukan Hati
Inilah Indahnya Silaturahmi
Meniti Hari Menabur Khilaf
Menyongsong Fitri Menuai Maaf
Semoga Tiada Tersisa Khilaf Dosa
Ketika Tangan Tak Mampu Berjabat
Kaki Tak Dapat Melangkah
Hanya Hati yang Mampu Berbisik
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Taqabbalallahu Ya Karim
Selamat Idul Fitri 1431 H
Salam,
Tim FINANSIA Consulting
Sudah dapat THR belum nih? kalau yang sudah dapat ada baiknya baca tips ringan dari Eko Endarto, RFA berikut ini agar THR lebih bermanfaat. Buat yang belum dapat, sabar ya
. Tapi enggak salah juga buat baca-baca tips-tips ringan dari Eko berikut ini.
MAU DIAPAKAN THR ANDA?
Beberapa hari belakangan ini saya selalu ditanya baik oleh beberapa klien, rekan maupun media,“Apa sih yang harus dilakukan pada saat menerima THR?” atau “Bagaimana sih mengatur THR saat kita terima?” atau “Apa yang harus diprioritaskan saat menggunakan THR?”
Mungkin Anda bukan salah satu diantaranya, tapi sebagian besar karyawan yang menerima Tunjangan Hari Raya (THR) selalu kesulitan dalam mengelola uang “tambahan” yang tiap tahun pasti diterimanya.
THR adalah Tunjangan
Hari raya Idul Fitri adalah satu dari beberapa hari besar penting umat muslim. Tidak heran bila sebagian besar umat muslim merayakannya dengan cukup meriah. Terlebih di Indonesia populasi umat muslimnya lebih dari 80%. Sudah sewajarnya bila hampir semua lapisan masyarakat tanpa harus dilihat dari segi keyakinannya ikut merayakan hari besar ini. Sebagai dampaknya, tidak dapat dihindari terjadinya pengeluaran yang lebih besar dari pengeluaran rutin. Apalagi tradisi masyarakat seperti kumpul keluarga dan pulang kampung. Maka tidak heran pengeluaran saat hari besar menjadi lebih dari biasanya.
Bayangkan, disaat bersamaan semua orang membutuhkan pengeluaran yang lebih besar dari biasanya. Ditambah lagi dengan kenaikan harga akibat dari banyaknya permintaan. Mau tidak mau tambahan penghasilan menjadi solusinya. Melalui ketentuan pemerintah tentang kewajiban pembayaran THR bagi pemberi kerja kepada pekerjanya, diharapkan momen hari besar ini tidak terlalu memberatkan keuangan masyarakat. Khususnya bagi pekerja yang paling merasakan dampaknya. Karena pendapatan mereka yang cenderung tetap jumlahnya, sementara pengeluaran harus meningkat akibat hari raya Idul Fitri.
Hati – hati dan Disiplin
Walaupun merupakan tambahan penghasilan, penggunaan THR tetap harus berhati-hati dan disiplin. Apalagi biasanya THR dibayarkan bersamaan dengan gaji bulan yang berjalan, yang berarti bisa lebih cepat dari tanggal biasanya. Jadi dapat dipastikan jika gajian bulan depan akan lebih lama perolehannya.
Perhitungkan hal ini. Sisihkan untuk kebutuhan setelah lebaran agar bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sebab tidak jarang keluarga yang kesulitan keuangan bahkan harus berutang karena tidak memperhitungkan hal ini.
Dalam penggunaan THR harus memenuhi aturan pokok dalam mengeluarkan uang. Yakni prioritaskan untuk pengeluaran yang dibutuhkan dahulu, baru kemudian gunakan untuk yang kita inginkan. Sebagai contoh, bila lebaran tahun ini berencana mudik ke kampung halaman, maka yang diutamakan dalam komponen pengeluaran adalah urusan transportasi. Baik menggunakan angkutan umum ataupun menggunakan kendaraan pribadi. Perhitungkan selalu biaya untuk pergi pulang, dan pisahkan dari pengeluaran lain-lain. Usahakan belilah tiket untuk pergi pulang sehingga lebih terjamin. Sebab sangat sering terjadi orang yang bisa berangkat, namun kesulitan untuk pulang karena tidak memiliki biaya.
Jika memutuskan untuk berlebaran di kota tempat tinggal, rumusnya tetap sama. Utamakan selalu kebutuhan, yakni makanan dan minuman. Karena kemungkinan saat lebaran intensitas kehadiran tamu lebih banyak. Baru kita pertimbangkan untuk mendekorasi rumah atau melakukan perombakan seperlunya.
Habiskan Saja
Dalam penggunaan uang THR, terdapat prioritas yang mungkin bisa dipertimbangkan untuk dipakai. Prioritas pertama, gunakan untuk membayar Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS). Sebab, tidaklah sempurna suatu kemenangan bila saudara lain yang tidak seberuntung kita tidak bisa merasakan kemenangan itu.
Prioritas kedua, gunakan untuk memperkecil utang Anda. Sisihkan sedikit untuk membayar kewajiban Anda. Sebab bagaimanapun kelebihan uang adalah kesempatan untuk mengurangi kewajiban Anda pada pihak lain. Apalagi bila kewajiban tersebut digunakan untuk sesuatu yang tidak produktif. Prioritas ketiga, gunakan dan habiskan untuk lebaran.
Setelah Anda selesai menyempurnakan prioritas pertama dan kedua, maka uang THR yang tersisa adalah hak penuh Anda. Namun sekali lagi, tetap harus digunakan dengan hati-hati dan disiplin. Jumlahnya harus tepat, jangan sampai pengeluaran melebihi “jatah” THR Anda. Menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran sah-sah saja. Namun tetap hanya sebagai alat pengganti uang tunai, jangan sebagai tambahan THR Anda. Jangan sampai terjadi, hutang Anda bertambah-tambah karena lebaran. Ngga lucu kan….???
Selamat menerima dan menghabiskan THR Anda.
Sahabat Finansia,
Selamat manjalankan ibadah puasa.
Semoga Allah membuka pintu maaf,
pintu rahmat
dan pintu barokah pada kita semua.
Amin…
Tim Finansia Consulting
Halo Sahabat FINANSIA
KABAR GEMBIRA !!!
Khusus bulan Juli, Golden Camp memberikan kesempatan emas kepada anda semua untuk mempersiapkan diri sedini mungkin menghadapi masa pensiun.
Dengan biaya Rp. 2.500.000,-*) anda berkesempatan mengikuti Golden Camp yang akan diadakan pada tanggal 23 – 25 Juli 2010 di Cisarua.
Dengan menu program training :
•Mental Switching
•Mindset sukses purnabakti
•Bagaimana mempersiapkan dana pensiun & mengelola uang saat Anda sudah
tidak lagi bekerja
•Investasi apa saja yang tepat untuk mempersiapkan pensiun Anda
•Bagaimana memulai usaha, mencari ide usaha, membuat business plan dan meledakkan bisnis
•Kunjungan ke bisnis-bisnis UKM dan sharing langsung dari pemiliknya
Kelebihan Golden Camp menghadirkan fasilitator terbaik yaitu:
•Eko Endarto, RFA (financial planner)
•Masbukhin Pradhana (entrepreneur specialist)
•Kirdi Putra,CHt (hypnomotivator)
•Norman Nugraha (outbound specialist)
Pastikan Pensiun Anda BAHAGIA dan SEJAHTERA!!!
Informasi & Pendaftaran
Finansia Consulting
Jefri: 0815 5818 7772
Email: jefri@finansiaconsulting.com
Cerdas Indonesia
Wiwid : 0816 10 90 15, 021-95697119
Email : info@cerdasindonesia.com
*) Harga Normal Rp. 3.500.000,-
Halo sahabat FINANSIA,
Dalam rubrik HOT TOPICS kali ini kami dari Finansia Consulting kembali membahas kinerja Indeks Saham Finansia, yang dihitung dari awal bulan Januari sampai dengan akhir Mei 2010.
Pada bulan Mei Indeks Saham Finansia mengalami penurunan dari level 116,07 pada akhir April, menjadi 114,34 pada akhir bulan Mei. Hal ini antara lain disebabkan imbas dari krisis yang terjadi di Eropa, yang juga mulai menimpa bursa saham di berbagai negara. IHSG sebagai benchmark perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia juga mengalami penurunan dari level 2.971,25 diakhir April menjadi 2.796,96 pada akhir bulan Mei.
Namun demikian diharapkan perdagangan saham di Bursa kembali bergairah karena menjelang pertengahan tahun sebagian emiten akan membagikan deviden, selain itu para investor juga menantikan laporan keuangan pertengahan tahun (kuartal II) yang diharapkan semakin membaik dibandingkan kuartal I, 2010.
Dari awal tahun hingga akhir bulan Mei Indeks Saham Finansia masih membukukan peningkatan sebesar 14,34% , pada periode yang sama IHSG mengalami peningkatan sebesar 10,36%.
|
Tanggal |
IHSG |
ISF |
|
1-Jan-10 |
2,534.36 |
100.00 |
|
30-May-10 |
2,796.96 |
114.34 |
|
Periode |
IHSG (%) | ISF (%) |
Δ (%) |
|
Jan – Mei 2010 |
10.36 |
14.34 |
3.98 |
Berinvestasi dalam saham mengandung resiko yang tinggi, oleh karena itu perhatikan profile resiko sahabat Finansia sebelum melakukan investasi dalam saham.
Berikut adalah saham pilihan yang masuk dalam Indeks Saham Finansia:
| No. | Nama Emiten | Kode |
|
1 |
PT Unilever Indonesia Tbk | UNVR |
|
2 |
PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk | PTBA |
|
3 |
PT Astra Agro Lestari Tbk | AALI |
|
4 |
PT Indofood Sukses Makmur Tbk | INDF |
|
5 |
PT Aneka Tambang Tbk | ANTM |
|
6 |
PT Bank Tabungan Negara Tbk | BBTN |
|
7 |
PT Sampoerna Agro Tbk | SGRO |
|
8 |
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk | RALS |
|
9 |
PT Berlian Laju Tanker Tbk | BLTA |
|
10 |
PT Adhi Karya Tbk | ADHI |
|
11 |
PT Astra Graphia Tbk | ASGR |
|
12 |
PT Panin Sekuritas Tbk | PANS |

Indeks Saham Finansia hanya terdiri dari 12 saham, dengan dana yang relatif lebih kecil dan hemat, sahabat Finansia bisa mendapatkan pertumbuhan yang hampir sama dengan pertumbuhan IHSG yang terdiri dari seluruh saham yang ada di bursa.
Oleh karena itu ISF dapat digunakan sebagai referensi untuk berinvestasi bagi sahabat Finansia pada bursa saham, tentunya dengan dana investasi yang relatif lebih terjangkau.
Selamat Berinvestasi!
Salam,
FINANSIA Consulting
Untuk pertanyaan mengenai ISF, silakan menghubungi:
mulyono@finansiaconsulting.com
mulyonoputro@gmail.com
Halo sahabat FINANSIA
Mulai bulan April, FINANSIA Consulting akan memperkenalkan Indeks Saham Finansia (ISF), yang merupakan kumpulan dari 12 saham yang dipilih dengan kriteria tertentu serta memperhatikan prospek dari emiten tersebut.
Kriteria serta analisa yang digunakan untuk memilih saham yang menjadi anggota Indeks Saham Finansia diantaranya adalah:
Dengan menggunakan kriteria tersebut diharapkan kami dapat melakukan pemilihan saham–saham yang memiliki fundamental yang baik, sehingga dapat memberikan alternatif pilihan bagi sahabat Finansia untuk berinvestasi di Pasar Modal.
Berinvestasi dalam saham mengandung resiko yang tinggi, oleh karena itu perhatikan profil resiko sahabat Finansia sebelum melakukan investasi dalam saham.
Berikut adalah saham pilihan yang masuk dalam Indeks Saham Finansia:
| No. | Name | Kode |
|
1 |
PT Unilever Tbk | UNVR |
|
2 |
PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk | PTBA |
|
3 |
PT Astra Agro Lestari Tbk | AALI |
|
4 |
PT Indofood Sukses Makmur Tbk | INDF |
|
5 |
PT Aneka Tambang Tbk | ANTM |
|
6 |
PT Bank Tabungan Negara Tbk | BBTN |
|
7 |
PT Sampoerna Agro Tbk | SGRO |
|
8 |
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk | RALS |
|
9 |
PT Berlian Laju Tanker Tbk | BLTA |
|
10 |
PT Adhi Karya Tbk | ADHI |
|
11 |
PT Astra Graphia Tbk | ASGR |
|
12 |
PT Panin Sekuritas Tbk | PANS |
Indeks Saham Finansia pertama kali diterbitkan tanggal 1 Januari 2010 dengan nilai 100. Pada akhir bulan April Indeks Saham Finansia memiliki nilai 116,07 yang berarti dalam empat bulan ISF telah naik sebesar 16,07%. Dengan periode yang sama IHSG sebagai benchmark bursa saham yang utama meningkat sebesar 17,24%.
|
Tanggal |
IHSG |
ISF |
|
1-Jan-10 |
2,534.36 |
100.00 |
|
30-Apr-10 |
2,971.25 |
116.07 |
Dilihat dari selisih kenaikan IHSG dibandingkan dengan kenaikan ISF selama periode Januari sampai April 2010 sebesar 1,17% , ISF masih menunjukkan kinerja yang baik. Hal ini dikarenakan IHSG terdiri dari banyak saham, saat ini perusahaan yang listing di bursa mencapai sekitar 400 perusahaan. Tentu sahabat Finansia dapat membayangkan berapa dana yang diinvestasikan pada sekitar 400 saham untuk dapat menikmati pertumbuhan IHSG sebesar 17,24% ,
Berikut adalah Grafik ISF bulan Januari 2010 sd April 2010:

Untuk selanjutnya, Indeks Saham Finansia (ISF) akan kami posting pada menu HOT TOPIC.
Selamat Berinvestasi!
Salam,
Tim FINANSIA Consulting
Informasi lebih lanjut tentang ISF, silakan menguhungi:
MULYONO PUTRO
mulyono@finansiaconsulting.com
mulyonoputro@gmail.com
Halo Sahabat FINANSIA
Alhamdulillah, Puji Tuhan….
Bulan April ini Pak Eko me-launching buku ke 2 nya, Finansia Secret: Rahasia Mudah Mengelola Gaji.
Berikut sinopsisnya….
Siapa yang mau gaji besar? Pasti semua mau. Permasalahannya adalah apakah gaji yang besar menjadi penjamin keberhasilan kita lebih mudah mengelolanya? Mungkin jawabannya belum tentu secepat ketika anda menjawab ingin gaji yang besar tadi.
Masalah kurangnya gaji atau penghasilan yang diterima sudah sangat sering kita dengar. Dan harapan mendapatkan gaji yang lebih tinggi hampir selalu kita temui. Namun didunia nyata kita bisa melihat bahwa banyak orang yang gajinya tidak sebesar yang kita miliki dan kita anggap kecil ternyata lebih bisa mengelola uang yang dimiliki. Mengapa demikian? Rahasia besar ini telah bertahun-tahun menjadi misteri yang mencari jawaban.
Buku ini ingin membuka belenggu misteri tadi. Bagaimana agar gaji tidak kurang? Bagaimana agar pengeluaran bisa diolah? Semua dibahas lengkap tahap demi tahap mulai dari:
Lengkap dengan contoh kasus untuk menerapkannya.
Testimoni:
“Buku ini benar-benar gue banget, karena alur cerita dan kasus yang
dipaparkan memang masalah yang dihadapi banyak diantara kita. Resepnya yang cespleng membuat kita yang tadinya: “tidak tahu – tidak bisa – tidak mau – tidak berani – tidak pernah” mengelola gaji kita sendiri, patut menghilangkan semua kata “tidak” tadi setelah membaca dan menjalaninya.
Saya menyambut hadirnya buku ini yang ikut mendukung Gerakan “Indonesia Sadar Finansial” (INSAF) dengan “mengajar” dan “bercerita” kepada banyak orang tentang perlunya mengelola keuangan keluarga. Selamat buat bung Eko Endarto, anda telah ikut menunaikan kewajiban intelektual anda dalam membuat bangsa kita menjadi bangsa yang cerdas finansial.”
S. Budisuharto
Chairman – Financial Planner Association Indonesia
“Buku ini sangat inspirasional dan simple. Dengan kalender duit
tahunan,pengeluaran gaji saya menjadi lebih OK!”
Christiana Yosevina
Ibu Rumah tangga dan dosen di Prasetya Mulya Business School
Nah, tunggu apa lagi? Go get it dear friend!!
Salam,
Erry Kurniawati
erry@finansiaconsulting.com
0856 4335 3169
Halo Sahabat FINANSIA
Beberapa klien bertanya, kapan sebaiknya kita mempersiapkan diri menghadapi pensiun? Jawabannya, sejak hari pertama kita bekerja atau sejak kita menerima gaji pertama? Waaahhh, dini banget ya?
Nah, FINANSIA Consulting bekerja sama dengan Cerdas Indonesia akan mengadakan public training tgl 21, 22, & 23 MEI 2010 di Santa Monica, Ciawi, tentang mempersiapkan pensiun. Ini dia…
GOLDEN CAMP
‘pensiun sukses pensiun terencana’
Overview
* Pernahkah terbayang apa yang akan terjadi dengan Anda di usia 55?
* Pernahkah berpikir seperti apa Anda saat pensiun kelak?
* Dimanakah posisi perusahaan Anda saat Anda sudah pensiun?
* Pensiun mungkin kata yang tidak asing bagi kita sebagai karyawan. Namun apakah Anda siap bila masa itu datang?
FAKTANYA….
* Data menunjukkan 65% pensiunan di Indonesia tidak mampu mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
* 60% dari para pensiunan hanya mengandalkan Jamsostek sebagai pengaman mereka saat pensiun.
* Lebih parah lagi hanya 21% yang tahu berapa besar uang pensiun yang harus dibutuhkan saat mereka pensiun kelak.
PERTANYAANNYA…
* Dimanakan Anda saat ini?
* Apakah Anda hanya mengandalkan Jamsostek sebagai pengaman Anda saat pensiun? Tahukah Anda, berapa besar uang pensiun yang akan Anda dapat? Cukupkah untuk membiaya hidup Anda saat pensiun?
Bila Anda tidak lagi mau masuk dalam 65% pensiunan yang tidak bisa mencukupi kebutuhannya saat pensiun kelak, pastikan Anda mengetahui caranya….!!!
Outline
* Mental Switching
* Bagaimana mempersiapkan dana pensiun & mengelola uang saat Anda sudah tidak lagi bekerja
* Investasi apa saja yang tepat untuk mempersiapkan pensiun Anda
* Bagaimana memulai usaha, mencari ide usaha, membuat business plan dan meledakkan bisnis
* Kunjungan ke bisnis-bisnis UKM dan sharing langsung dari pemiliknya
When & Where
21 sd 22 Mei 2010 (3 hari 2 malam)
di Santa Monica Learning Center, Ciawi
Who Should attend
* Manager, Assistant Manager, Direktur,Karyawan dan semua orang yang ingin memiliki hari tua dengan sukses
* Para karyawan yang memasuki masa persiapan pensiun
Fasilitator
Eko Endarto, RFA (financial planner)
Masbukhin Pradhana (entrepreneur specialist)
Dedy Nugroho,CHt (hypnomotivator)
Norman Nugraha (outbound specialist)
Investasi
Early Bird sebelum 25 April 2010 , Rp. 2.950.000, pasangan/couple Rp.5.250.000
Harga Normal mulai 26 April 2010 Rp. 3.500.000 , pasangan/ couple Rp.6.000.000
Investasi sudah termasuk : transportasi Jkt – Ciawi (pp), akomodasi, lunch/dinner
Bonus:
- Konsultasi Keuangan & Wirausaha senilai Rp.5.000.000
Informasi & Pendaftaran
Finansia Consulting
Jefry: 0815 5818 7772
Email: jefri@finansiaconsulting.com
Cerdas Indonesia
Kurnia : 08564 3353 169, 0816 134 0114
Wiwid : 0816 10 90 15, 021-95697119
Email : info@cerdasindonesia.com
Pastikan Pensiun Anda bahagia dan sejahtera!!!
Salam,
Erry Kurniawati
Halo sahabat FINANSIA
Bicara tentang cash flow memang nggak ada habisnya. Masalahnya adalah bagaimana agar penghasilan yang kita terima cukup dan bisa memiliki uang lebih untuk mempersiapkan masa depan. Nah, berikut saya ‘cukil’ artikel dari Mas Mulyono, financial planner assistant di Finansia Consulting.
Ini dia artikelnya:
Menjelang pertengahan bulan seringkali kita mendengar berbagai keluhan mulai dari gaji sudah habis, angsuran hutang belum terbayar, tunggakan kartu kredit belum lunas dan sebagainya. Memang dalam kenyataannya kenaikan penghasilan yang disebabkan naiknya jabatan dan kenaikan gaji rutin tahunan tidak memecahkan masalah habisnya uang gajian.
Pertanyaannya adalah gimana caranya agar kita tidak melulu berada pada masalah yang sama?
Agar setiap bulan kita tidak selalu berhadapan dengan masalah tersebut, maka diperlukan rencana penggunaan pendapatan dan pengeluaran yang baik. Untuk itu kita perlu membuat catatan dari pendapatan dan pengeluaran yang telah kita lakukan. Bahasa kerennya adalah cash flow atau arus kas.
Pada dasarnya cash flow atau arus kas terdiri dari dua unsur yaitu:
1. Pendapatan. Pendapatan terdiri dari gaji, bonus, fee, pembagian keuntungan perusahaan dan sebagainya
2. Pengeluaran. Pengeluaran terdiri dari pengeluaran rutin seperti bayar listrik, bayar telepon, uang transport, belanja kebutuhan sehari–hari dan sebagainya. Dan pengeluaran yang non rutin misalnya membeli pakaian, travelling, makan di restoran dan sebagainya.
Cash flow yang baik tentunya harus lebih besar pendapatan ketimbang pengeluaran. Seperti kata pepatah bijak, “Jangan besar pasak daripada tiang.” Jadi usahakan cash flow bernilai positif.
Ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam cash flow yaitu:
1. Perhatikan pendapatan dan pengeluaran dengan cermat
Catatlah sumber pendapatan dan pengeluaran dengan detil. Seberapa besar atau kecil nilainya tetap masukkan dalam cash flow. Kuncinya, sedapat mungkin cash flow tersebut menggambarkan nilai riil yang Anda terima dan keluarkan dalam satu bulan
2. Usahakan cash flow bernilai positif
Pendapatan yang kita terima seharusnya mampu untuk menutupi kebutuhan bulanan. Apabila ternyata ada kelebihan maka dapat disimpan atau diinvestasikan, namun apabila ternyata bernilai negatif maka perlu di lihat kembali apakah perlu dilakukan penyesuaian terhadap pos pengeluaran.
3. Evaluasi cash flow secara periodik
Semakin kita disiplin melakukan evaluasi, semakin cepat kita tahu apabila ada ketidakseimbangan didalamnya. Bila terjadi cash flow negatif, maka kita bisa melakukan 3 cara penyesuaian, yaitu kurangi pengeluaran, menambah penghasilan, atau lakukan dua-duanya sekaligus, kurangi pengeluaran & manambah penghasilan.
Artikel lebih lengkap, silakan klik menu ARTICLES…
Happy reading
Salam,
Erry Kurniawati