<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Finansia &#187; Q &amp; A</title>
	<atom:link href="http://finansiaconsulting.com/category/q-a/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://finansiaconsulting.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jul 2010 03:09:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title></title>
		<link>http://finansiaconsulting.com/2009/08/107/</link>
		<comments>http://finansiaconsulting.com/2009/08/107/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 10:46:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Q & A]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://finansiaconsulting.com/2009/08/107/</guid>
		<description><![CDATA[MEMANFAATKAN UANG KECIL
Diambil dari Majalah Bahana
Tanya:
Halo Pak Eko di Bahana,
Saya Robert seorang karyawan baru dengan gaji yang masih sangat kecil. Seperti saran dan tulisan Anda di Bahana, saya selalu berusaha untuk menyisihkan uang saya. Dan setelah saya perhitungkan, sepertinya saya cuma bisa menyisihkan uang sangat sedikit yaitu hanya sebesar 50 ribu per bulan. Apa yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEMANFAATKAN UANG KECIL</strong><br />
Diambil dari Majalah Bahana</p>
<p><strong>Tanya</strong>:</p>
<p>Halo Pak Eko di Bahana,<br />
Saya Robert seorang karyawan baru dengan gaji yang masih sangat kecil. Seperti saran dan tulisan Anda di Bahana, saya selalu berusaha untuk menyisihkan uang saya. Dan setelah saya perhitungkan, sepertinya saya cuma bisa menyisihkan uang sangat sedikit yaitu hanya sebesar 50 ribu per bulan. Apa yang bisa saya lakukan ?</p>
<p>Robert &#8211; Cakung</p>
<p><strong>Jawab</strong>:</p>
<p>Halo juga Robert,<br />
Senang sekali mengetahui Anda sudah bisa menyisihkan uang Anda. Dan membaca bahwa Anda bisa mengetahui jumlahnya dengan pasti yaitu sebesar Rp50 ribu, maka saya bisa pastikan Anda cukupdisiplin.<br />
Pada dasarnya tidak ada yang besar atau yang kecil. asal kita mampu memanfaatkan, pasti hasilnya bagus.<br />
Uang Rp50 ribu sepertinya tidak besar. Tapi kalau kita pintar itu bisa bermanfaat. saran saya coba Anda cari tabungan yang bisa menerima setoran sebesar Rp50 ribu, dan disiplin dengan itu. Kemudian setelah jumlahnya cukup untuk membeli investasi lain, lakukanlah.</p>
<p>Atau satu lagi yang bisa dilakukan, kalau punya kartu kredit, Anda boleh membeli asset asal harganya tidak lebih dari Rp300 ribu. Saran saya sih gunakan untuk aset produktif sehingga tidak membuat beban bulanan bertambah. Misalnya beli HP lagi untuk bisnis pulsa, membeli sepeda untuk usaha dan sebagainya.<br />
semoga sedikit memberikan pencerahan ya Robert.</p>
<p>Salam,<br />
Eko Endarto, RFA</p>
<p><strong>INVESTASI DENGAN DANA MINIM</strong><br />
Daimbil dari Majalah Bahana</p>
<p>Tanya:</p>
<p>Pak Eko di Bahana,<br />
Selamat bertemu pak Eko, saya sangat tertarik dengan bahasan Bapak di Bahana.<br />
Kalau saya cuma punya uang sedikit tiap bulannya apa yang bisa saya lakukan untuk investsi ?</p>
<p>Rikard &#8211; Surabaya</p>
<p>Jawab:</p>
<p>Salam Rikard,<br />
Berapa sih uang sedikit itu? Sangat relatif bukan?</p>
<p>Pada dasarnya investasi bisa dilakukan dengan besaran dana berapa saja. tidak usah takut dengan hal itu. Sebab investasi tidak harus bulanan kan. Bisa saja dilakukan 2 bulanan, 3 bulanan dan seterusnya.<br />
Namun kalau Rikard merasa uang Rikard terlalu kecil untuk investasi, saya bisa sarankan Rikard kerjasama dengan beberapa teman dan kemudian mengadakan arisan. Tapi harus ditekankan, investasinya bukan di arisannya tapi penggunaan dana arisan tadi. contohnya dengan arisan Rp50 ribu tiap bulan, bisa diperoleh dana sebesar Rp500 ribu kalau arisannya diikuti 10 orang.<br />
Nah dengan demikian Rikard akan memperolah dana Rp500 ribu dan ini jumlah yang layak untuk investasi. Bayangkan kalau Rikard bisa mengumpulkan banyak teman kan lebih baik.<br />
semoga memberi inspirasi ya Rikard.</p>
<p>Salam,<br />
Eko Endarto, RFA</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://finansiaconsulting.com/2009/08/107/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://finansiaconsulting.com/2009/08/105/</link>
		<comments>http://finansiaconsulting.com/2009/08/105/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 10:37:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Q & A]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://finansiaconsulting.com/2009/08/105/</guid>
		<description><![CDATA[INVESTASI DI PROPERTI
Diambil dari Majalah Natura
Majalah komunitas dokter &#38; kesehatan
Tanya:
Kepada Bapak Eko Endarto di Natura,
Perkenalkan nama saya Rivai di Depok Jakarta.
Saya berusia 42 tahun dan bekerja sebagai seorang dokter spesialis di Jakarta. Istri saya juga bekerja sebagai dokter, dan kami bisa katakan penghasilan kami lebih dari cukup sehingga memungkinkan kami untuk bisa berinvestasi.
Investasi kami beragam, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>INVESTASI DI PROPERTI</strong><br />
Diambil dari Majalah Natura<br />
Majalah komunitas dokter &amp; kesehatan</p>
<p><strong>Tanya</strong>:<br />
Kepada Bapak Eko Endarto di Natura,</p>
<p>Perkenalkan nama saya Rivai di Depok Jakarta.<br />
Saya berusia 42 tahun dan bekerja sebagai seorang dokter spesialis di Jakarta. Istri saya juga bekerja sebagai dokter, dan kami bisa katakan penghasilan kami lebih dari cukup sehingga memungkinkan kami untuk bisa berinvestasi.</p>
<p>Investasi kami beragam, namun saya bisa katakan sebagian besar di property seperti 2 buah ruko, tanah di beberapa lokasi baik Jakarta maupun luar Jakarta, Apartemen di Jakarta dan Bandung dan tentu saja beberapa buah rumah.</p>
<p>Semuanya kami tujukan untuk investasi kami, bagaimana menurut Bapak, sudah baguskan investasi yang kami lakukan? Terus terang kami lebih yakin invest di produk yang berbentuk dan pasti naik seperti property dan tentu saja peningkatannya juga tinggi.</p>
<p>Rivai – Depok</p>
<p><strong>Jawab</strong>:<br />
Dr Rivai di Depok,<br />
Senang sekali bisa mengenal Anda. Dan tentu saja sangat bangga dengan kepercayaan Anda untuk mendiskusikan dan saling berbagi masalah keuangan di majalah Natura.</p>
<p>Berinvestasi adalah biaya yang kita keluarkan saat ini untuk pengeluaran di waktu yang akan datang. Jadi kita bersakit dulu dan bersenang kemudian. Salah satu syarat yang harus dipenuhi, tentunya adalah investasi tadi seharusnya bisa untuk memenuhi kebutuhan kita di masa depan tadi. Dan hal ini sangat tergantung pada tujuannya, profil risiko kita dan produk yang tepat yang kita pilih. Namun kadang kala orang kurang teliti dalam melakukan investasi. Hasil yang tinggi dan risiko yang rendah menjadi pertimbangan utama. Ini benar tapi sekali lagi belum tepat. Sebab selain hasil dan risiko ada pertimbangan likuiditas yang juga harus menjadi perhatian. sebab akan sangat tidak bermanfaat bila inbvestasi yang kita lakukan, ternyata sangat sulit untuk di uangkan kembali.</p>
<p>Nah, hal ini sebaiknya juga menjadi perhatian Dr Rivai. Punya banyak produk property sangat bagus karena risikonya rendah dan hasilnya hampir bisa dipastikan naik. Tapi bagaimana dengan likuiditasnya ? wah produk ini likuiditasnya termasuk yang rendah artinya cukup sulit dicairkan. Property di depan rumah saya, sudah lebih dari 6 bulan belum ada yang melihat atau menawar. Jadi pasti akan bermasalah sekali kalau misalnya Anda ternyata membutuhkan dana cukup cepat. Jadi saran saya, sebaiknya coba Anda lakukan differensiasi produk investasi Anda. Mungkin sudah saatnya Anda mengurangi atau tidak lagi menambah produk property. Kalau Anda sangat cocok dengan produk yang memiliki bentuk fisik, coba Anda kombinasikan property Anda dengan produk emas. Produk ini jauh lebih likuid dibanding property dengan hasil yang tidak kalah. Dengan demikian, Anda memiliki produk yang cukup beragam tingkat likuiditasnya. Tapi sekali lagi, pastikan sesuai dengan tujuan Anda. Walaupun likuid, emas sebaiknya jangan ditujukan untuk tujuan investasi di bawah 2 tahun. Ini sekedar saran ya Pak Rivai.<br />
Seperti tema kita saat ini, badan yang gemuk banyak orang mengatakan sebagai simbol kesehatan. Tapi harus kita perhatikan juga, gemuk tersebut termasuk obesitas atau tidak, karena semua yang berlebih tidak lagi menjadi baik tapi bisa menjadi buruk.</p>
<p>Sama seperti investasi, berinvestasi di property bagus. Tapi bila property itu kebanyakan, saya yakin itu bisa jadi bencana pula. Sebab banyak orang yang dananya mandeg di property sehingga mereka harus berutang untuk kebutuhan hidupnya. Dan hal ini cukup membahayakan.</p>
<p>Salam,<br />
Eko Endarto,RFA<br />
<em>Financial Planner</em><br />
FINANSIA Consulting</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://finansiaconsulting.com/2009/08/105/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
