Hallo Sahabat Finansia :)

August 30th, 2010

Sudah dapat THR belum nih? kalau yang sudah dapat ada baiknya baca tips ringan dari Eko Endarto, RFA berikut ini agar THR lebih bermanfaat. Buat yang belum dapat, sabar ya :) . Tapi enggak salah juga buat baca-baca tips-tips ringan dari Eko berikut ini.

MAU DIAPAKAN THR ANDA?

Beberapa hari belakangan ini saya selalu ditanya baik oleh beberapa klien, rekan maupun media,“Apa sih yang harus dilakukan pada saat menerima THR?” atau “Bagaimana sih mengatur THR saat kita terima?” atau “Apa yang harus diprioritaskan saat menggunakan THR?”

Mungkin Anda bukan salah satu diantaranya, tapi sebagian besar karyawan yang menerima Tunjangan Hari Raya (THR) selalu kesulitan dalam mengelola uang “tambahan” yang tiap tahun pasti diterimanya.

THR adalah Tunjangan

Hari raya Idul Fitri adalah satu dari beberapa hari besar penting umat muslim. Tidak heran bila sebagian besar umat muslim merayakannya dengan cukup meriah. Terlebih di Indonesia populasi umat muslimnya lebih dari 80%. Sudah sewajarnya bila hampir semua lapisan masyarakat tanpa harus dilihat dari segi keyakinannya ikut merayakan hari besar ini. Sebagai dampaknya, tidak dapat dihindari terjadinya pengeluaran yang lebih besar dari pengeluaran rutin. Apalagi tradisi masyarakat seperti kumpul keluarga dan pulang kampung. Maka tidak heran pengeluaran saat hari besar menjadi lebih dari biasanya.

Bayangkan, disaat bersamaan semua orang membutuhkan pengeluaran yang lebih besar dari biasanya. Ditambah lagi dengan kenaikan harga akibat dari banyaknya permintaan. Mau tidak mau tambahan penghasilan menjadi solusinya. Melalui ketentuan pemerintah tentang kewajiban pembayaran THR bagi pemberi kerja kepada pekerjanya, diharapkan momen hari besar ini tidak terlalu memberatkan keuangan masyarakat. Khususnya bagi pekerja yang paling merasakan dampaknya. Karena pendapatan mereka yang cenderung tetap jumlahnya, sementara pengeluaran harus meningkat akibat hari raya Idul Fitri.

Hati – hati dan Disiplin

Walaupun merupakan tambahan penghasilan, penggunaan THR tetap harus berhati-hati dan disiplin. Apalagi biasanya THR dibayarkan bersamaan dengan gaji bulan yang berjalan, yang berarti bisa lebih cepat dari tanggal biasanya. Jadi dapat dipastikan jika gajian bulan depan akan lebih lama perolehannya.

Perhitungkan hal ini. Sisihkan untuk kebutuhan setelah lebaran agar bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sebab tidak jarang keluarga yang kesulitan keuangan bahkan harus berutang karena tidak memperhitungkan hal ini.

Dalam penggunaan THR harus memenuhi aturan pokok dalam mengeluarkan uang. Yakni prioritaskan untuk pengeluaran yang dibutuhkan dahulu, baru kemudian gunakan untuk yang kita inginkan. Sebagai contoh, bila lebaran tahun ini berencana mudik ke kampung halaman, maka yang diutamakan dalam komponen pengeluaran adalah urusan transportasi. Baik menggunakan angkutan umum ataupun menggunakan kendaraan pribadi. Perhitungkan selalu biaya untuk pergi pulang, dan pisahkan dari pengeluaran lain-lain. Usahakan belilah tiket untuk pergi pulang sehingga lebih terjamin. Sebab sangat sering terjadi orang yang bisa berangkat, namun kesulitan untuk pulang karena tidak memiliki biaya.

Jika memutuskan untuk berlebaran di kota tempat tinggal, rumusnya tetap sama. Utamakan selalu kebutuhan, yakni makanan dan minuman. Karena kemungkinan saat lebaran intensitas kehadiran tamu lebih banyak. Baru kita pertimbangkan untuk mendekorasi rumah atau melakukan perombakan seperlunya.

Habiskan Saja

Dalam penggunaan uang THR, terdapat prioritas yang mungkin bisa dipertimbangkan untuk dipakai. Prioritas pertama, gunakan untuk membayar Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS). Sebab, tidaklah sempurna suatu kemenangan bila saudara lain yang tidak seberuntung kita tidak bisa merasakan kemenangan itu.

Prioritas kedua, gunakan untuk memperkecil utang Anda. Sisihkan sedikit untuk membayar kewajiban Anda. Sebab bagaimanapun kelebihan uang adalah kesempatan untuk mengurangi kewajiban Anda pada pihak lain. Apalagi bila kewajiban tersebut  digunakan untuk sesuatu yang tidak produktif. Prioritas ketiga, gunakan dan habiskan untuk lebaran.

Setelah Anda selesai menyempurnakan prioritas pertama dan kedua, maka uang THR yang tersisa adalah hak penuh Anda. Namun sekali lagi, tetap harus digunakan dengan hati-hati dan disiplin. Jumlahnya harus tepat, jangan sampai pengeluaran melebihi “jatah” THR Anda. Menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran sah-sah saja. Namun tetap hanya sebagai alat pengganti uang tunai, jangan sebagai tambahan THR Anda. Jangan sampai terjadi, hutang Anda bertambah-tambah karena lebaran. Ngga lucu kan….???

Selamat menerima dan menghabiskan THR Anda.

Leave a Reply