MEMPERSIAPKAN DANA CADANGAN

September 1st, 2009

Apa Itu Dana Cadangan?
Dalam kehidupan sehari–hari seringkali terjadi hal diluar perkiraan mulai dari  pengeluaran yang tidak terduga seperti sakit, sampai pemutusan hubungan kerja (PHK). Biasanya apa yang kita lakukan bila hal itu terjadi? Kalau sakit, pada umumnya kita mengambil tabungan. Bagaimana kalau yang terjadi adalah PHK? Pastinya dibutuhkan dana cukup besar untuk memenuhi kebutuhan kita sehari-hari minimal sampai kita mendapat pekerjaan yang baru. Untuk itulah perlunya kita membentuk atau memiliki apa yang disebut Dana Cadangan.

Dana Cadangan merupakan sejumlah dana siaga yang bisa Anda gunakan bila terjadi hal-hal khusus diluar perkiraan Anda. Dana tersebut sebaiknya dialokasikan secara terpisah dan dipergunakan hanya untuk kebutuhan yang sifatnya darurat. Besaran dana cadangan ini bisa dihitung berdasarkan pengeluaran yang kita butuhkan setiap bulannya.

Berapa Besar yang Perlu Disiapkan?
Semakin besar dana cadangan yang dapat disiapkan tentunya semakin baik. Namun untuk mempersiapkan Dana Cadangan tersebut dapat berbeda bagi setiap orang atau keluarga, tergantung dari kondisi kebutuhannya.

Berikut adalah perkiraan yang dapat dijadikan sebagai referensi:
•    Untuk kebutuhan Dana Cadangan bagi perorangan yang belum menikah atau tidak memiliki tanggungan, membutuhkan sedikitnya sebesar 3 kali pengeluaran bulanan.
•    Bagi yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, kebutuhan Dana Cadangan sedikitnya sampai 6 sd 12 kali pengeluaran bulanan.
•    Untuk wirausaha, disarankan memiliki Dana Cadangan sedikitnya 12 kali pengeluaran bulanan.

Dimana Dana Cadangan Disimpan?
Dana Cadangan akan digunakan untuk kebutuhan yang sifatnya darurat maka sebaiknya Dana Cadangan disimpan pada instrumen investasi yang memiliki beberapa kriteria yaitu:

1.    Resiko sangat rendah, karena kebutuhannya bersifat mendadak maka Dana Cadangan haruslah disimpan pada instrumen investasi yang tidak fluktuatif, artinya harganya tidak bergejolak apabila kita melakukan penarikan pada Dana Cadangan.
2.    Likuiditas tinggi, artinya Dana Cadangan dapat dengan segera dicairkan apabila dibutuhkan, dengan kata lain tidak membutuhkan waktu lama untuk menguangkan instrumen investasi tersebut.
3.    Keamanan Terjamin, dalam hal ini dana sebaiknya disimpan ditempat yang memiliki tingkat pengawasan keamanan yang tinggi, seperti Bank atau di lemari/ brankas rumah yang terkunci.

Apa Saja Instrumen Investasi Dana Cadangan?
Disamping memperhatikan kriteria dalam memilih instrumen investasi perlu dipertimbangkan pula instrumen investasi yang dipilih karena akan berhubungan dengan tingkat pengembalian/return investasi dari masing–masing instrumen investasi tersebut. Bila perlu Dana Cadangan dapat dialokasikan ke beberapa instrumen investasi sehingga mendapatkan return yang lebih optimal.

Berikut adalah instrumen investasi yang dapat dipilih untuk Dana Cadangan beserta kelebihan dan kekurangannya:

•    Tabungan yang disimpan di rumah
-Kelebihan: Likuiditas sangat tinggi
-Kekurangan: Tidak ada bunga, ada resiko pencurian
•    Tabungan di Bank
-Kelebihan: Likuiditas tinggi, tersedia ATM, sampai jumlah tertentu dijamin Pemerintah
- Kekurangan: Tingkat bunga rendah, ada biaya administrasi perbulan
•    Deposito
-Kelebihan: Tingkat bunga lebih tinggi, sampai jumlah tertentu dijamin Pemerintah
-Kekurangan: Apabila dicairkan sebelum jatuh tempo kena pinalti
•    Reksadana Pasar Uang
-Kelebihan: Tingkat pengembalian investasi lebih tinggi
-Kekurangan: Pencairan dana membutuhkan beberapa hari, harga bisa fluktuatif

Nah, apakah Anda sudah mempersiapkan Dana Cadangan? Bila belum, saat yang terbaik adalah SEKARANG!!

Salam,
MULYONO PUTRO
Financial Planner Assistant
mulyono@finansiaconsulting.com

Leave a Reply